Menderita Stroke, Makanan Mana yang Boleh dan Tidak Boleh?

Menderita Stroke, Makanan Mana yang Boleh dan Tidak Boleh?

Jika kamu menderita stroke, kamu perlu menjaga makanan. Jika tidak, proses penyembuhan kamu pun akan terhambat atau bahkan memperparah gejala stroke yang ada. Lalu, bagaimana kamu bisa tahu makanan yang sehat dan tidak sehat untuk penderita stroke? Yuk, bahas bersama dia artikel ini!

Makanan yang Aman Dimakan untuk Pasien Stroke

Pada umumnya, akan lebih baik jika kamu mengkonsumsi makanan yang bisa mengurangi risiko kesehatan, terutama risiko penyakit hipertensi, obesitas, hingga penyakit jantung dan stroke.

Berikut adalah beberapa contoh makanan yang aman dimakan bagi pasien stroke.

1. Produk Susu Low-Fat

Semua produk susu dan turunannya, seperti yoghurt dan keju, dapat kamu konsumsi. Namun, pastikan produk yang kamu pilih itu low-fat atau rendah lemak. Dengan begitu, risiko stroke untuk kambuh pun berkurang.

2. Sayur & Buah

Kedua makanan tinggi serat ini mempunyai banyak gizi yang dibutuhkan tubuh, misalnya aneka vitamin, mineral, serta antioksidan. Adapun jenis sayur yang baik untuk menangani risiko stroke adalah sayuran hijau, sementara buah untuk stroke direkomendasikan buah sitrus dan apel.

3. Biji-Bijian

Biji-bijian utuh atau biasa disebut whole grain merupakan jenis makanan yang sehat akibat lapisan luar yang tinggi serat. Contohnya seperti gandum, oatmeal, soba, quinoa, hingga beras merah.

Pada lapisan luar itu, terkandung beberapa zat yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Misalnya magnesium, vitamin B, zinc, dan lainnya!

4. Makanan Berkalium

Kalium sendiri berperan dalam pengeluaran garam dari dalam darah. Hal ini pun membantu dalam menjaga tekanan darah agar tetap normal. Sehingga penderita stroke pun lebih kecil berisiko untuk kembali mengalami serangan. Makanan berkalium, antara lain adalah pisang, kentang, ubi, kacang polong, serta jamur.

5. Ikan

Sebagai salah satu sumber protein, ikan merupakan salah satu jenis daging yang paling sehat. Risiko terkena penyakit kritis, seperti penyakit jantung dan stroke pun bisa berkurang sebanyak 13% jika kamu mengkonsumsi ikan dan sayuran secara rutin.

Jenis ikan yang cocok bagi pasien stroke adalah ikan tuna, ikan kembung, ikan forel, hingga salmon. Selain risiko penyakit, ikan juga mempunyai omega-3 yang dapat menjaga agar tekanan darah normal.

Pantangan Makanan Penderita Stroke Ringan

Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya kamu hindari jika menderita stroke ringan.

1. Makanan Berlemak

Lemak trans dan lemak jenuh merupakan dua penyebab naiknya kolesterol jahat. Kolesterol jahat ini dapat kemudian membuat gumpalan dalam darah yang menyumbat aliran darah, menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari stroke hingga serangan jantung.

Sayangnya, lemak ini bisa kamu temukan di berbagai jenis makanan, mulai dari kue kering, gorengan, biskuit, keju, fast food, daging merah, bahkan hingga kudapan ringan yang dikemas.

2. Makanan Asin

Pada umumnya, makanan yang asin mengandung banyak garam. Walau garam memang diperlukan sebagai perasa alami, makanan yang terlalu asin dapat menyebabkan risiko kesehatan bagi tubuh.

Tingginya natrium dalam tubuh dapat memicu hipertensi, yang memperparah gejala stroke. Karena dari itu, ada baiknya jika kamu tidak terlalu banyak konsumsi garam. Jika bisa, batasi hingga 1 sdt saja per harinya.

3. Makanan & Minuman Manis

Gula memang kita perlukan sebagai cadangan energi. Namun, jika ada terlalu banyak gula dalam makanan dan minuman yang sehari-hari kita konsumsi, kamu pun bisa terkena penyakit. Mulai dari diabetes, hingga risiko obesitas, semua penyakit ini dapat memperparah kondisi stroke kamu.

4. Makanan Olahan

Semua makan yang sudah diolah di pabrik demi proses pengawetan biasanya tidak baik bagi tubuh. Hal ini karena bahan diawetkan menggunakan garam dan nitrat yang tinggi. Contohnya saja frozen food, makanan kalengan, fast food, dan kemasan snack kesukaan kamu.

5. Daging merah

Walau terasa enak, daging merah sebenarnya bukanlah sumber protein yang sehat. Hal ini disebabkan oleh banyaknya lemak dan minyak yang ada pada daging merah. Maka dari itu, akan lebih aman jika kamu memakan daging putih saja demi mendapatkan protein, yaitu ikan dan ayam.

6. Alkohol

Pada dasarnya, orang sehat boleh minum alkohol, tetapi tidak boleh lebih dari 2 gelas dalam 1 hari. Namun, penderita stroke disarankan untuk tidak meminum alkohol. Hal ini karena alkohol mempunyai efek pada tekanan darah yang dapat memicu serangan stroke.

Bagaimana Cara Pasien Stroke Bisa Makan dengan Baik?

Selain mengetahui makanan apa yang baik dan tidak, kamu juga perlu tahu caranya untuk makan dengan cukup dan rutin. Masalahnya adalah pasien penderita stroke cenderung mempunyai nafsu makan yang sangat sedikit.

Karena itu, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  • Makanlah makanan yang mudah digigit dan ditelan. Contohnya seperti mashed potatoes (kentang tumbuk), sup ikan atau sup jagung, pisang, jus atau smoothies tanpa gula, bubur, hingga oatmeal.
  • Makanan berempah. Karena tidak boleh terlalu banyak gula dan garam, kamu bisa mengganti penambah rasa melalui rempah-rempah dapur lainnya. Dengan begitu, kamu pun masih semangat makan.
  • Jika tidak kuat makan banyak sekaligus, bagi ke dalam porsi lebih kecil. Namun, perbanyak porsi makan. Tambah cemilan yang sehat jika perlu.
  • Menggunakan sendok yang lebih kecil. Dengan porsi yang lebih kecil, kamu pun bisa lebih mudah mengunyah.

Yuk, jaga kesehatan kamu agar kamu bisa cepat pulih dan tidak mengalami risiko penyakit lainnya! Pastikan juga kamu mencukupi aspek kesehatan lainnya, seperti tidur yang cukup, minum yang cukup, dan olahraga rutin.