Qada dan Qadar

Qada dan Qadar, Apa Pengertian, Dalil dan Fungsinya?

Untuk meningkatkan keimanan kepada takdir Allah, Anda harus mempelajari Islam secara keseluruhan. Memahami qada dan qadar penting dipahami karena merupakan salah satu rukun iman. Keduanya sering disamakan walaupun sebenarnya memiliki arti dan pemahaman yang berbeda.

Pengertian dan Perbedaan Beriman Kepada Qada dan Qadar

Pada dasarnya, mengetahui perbedaan qada dan qadar akan membantu meningkatkan keimanan kepada takdir yang telah diberikan Allah.

Pengertian Qada

Qada memiliki arti ketetapan, ketentuan, ukuran atau takaran. Jika Anda lihat dari istilahnya, qada memiliki arti ketetapan sesuai dengan kehendak Allah dan berlaku untuk seluruh makhluk di alam semesta.

Pengertian Qadar

Sedangkan untuk qadar memiliki arti ketetapan yang telah terjadi. Orang sering menyebut qadar sebagai takdir. Istilah qadar memiliki pengertian sebuah ketetapan atau keputusan dari Allah yang memiliki sifat Maha Kuasa atas segala yang diciptakanNya. Baik itu takdir yang baik maupun buruk.

Perbedaan Keduanya

Pada artikel Islami dijelaskan bahwa adakalanya ciptaan Allah terwujud setelah proses alam dan mengikuti hukum sebab-akibat. Contoh dari Al-Khalqu, misalnya wujud anak karena ada orang tua dan harta benda karena usaha dari manusia.

Namun, ada kalanya ciptaan Allah terwujud seketika tanpa proses tersebut, yang sering disebut sebagai Al-Amru. Misalnya saja wujud Nabi Isa tanpa ada bapaknya.

Qada merupakan ketetapan yang sifatnya masih rencana. Sedangkan rencana yang sudah terwujud maka dinamakan takdir atau qadar.

Dalil Qada Qadar

Berikut beberapa dalil yang menjelaskan takdir dan rencana Allah, antara lain:

At Taubah Ayat 51

Pada penggalan ayat tersebut mengandung pemahaman apa yang menimpa makhluk Allah merupakan hal yang sudah ditetapkan oleh Allah. Sebagai orang yang beriman harus bertawakal kepada Allah dengan ketetapannya tersebut.

Al Qamar 54: 49

Allah menciptakan segala sesuatunya sesuai dengan ukurannya.

Fungsi Iman Kepada Qada dan Qadar

Selain memahami dalil dan pengertian keduanya, Anda juga harus mengetahui fungsi iman kepada rencana dan ketetapan Allah, antara lain:

Mendorong Kemajuan dan Kemakmuran

Segala sesuatu yang telah diciptakan Allah sudah memiliki ukuran, takaran dan sifatnya masing-masing. Iman kepada qada qadar, manusia dapat menyelidiki dan mempelajari alam. Tujuannya manusia mampu memanfaatkan alam dengan baik.

Manusia juga bisa mempelajari hukum yang pasti, sehingga dapat menghasilkan ilmu dan teknologi yang bermanfaat.

Menghindari Sifat Sombong

Beriman kepada takdir Allah akan membuat seseorang memperoleh kesuksesan yang besar dan tidak merasa sombong. Justru akan memunculkan sikap rendah hati karena menerima hasil usaha tersebut ada campur tangan dan ketetapan Allah.

Bersangka Baik

Selain itu, ketika beriman kepada takdir Allah akan mendidik manusia untuk senantiasa berbaik sangka pada ketetapan Allah.

 Beriman kepada Qada dan Qadar akan memupuk sifat-sifat baik kepada setiap diri manusia. Sehingga terus berbaik sangka kepada Allah dan semua takdir yang telah ditetapkan.